Pesan Gembala

KEBANGKITAN YESUS MEMULIHKAN KEKECEWAAN

 

Pembacaan dari Kitab Lukas 24 : 13 – 21 

Pada hari itu juga dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah kampung bernama Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi. Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka. Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia. Yesus berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu percakapkan sementara kamu berjalan?" Maka berhentilah mereka dengan muka muram. Seorang dari mereka, namanya Kleopas, menjawab-Nya: "Adakah Engkau satu-satunya orang asing di Yerusalem, yang tidak tahu apa yang terjadi di situ pada hari-hari belakangan ini?" Kata-Nya kepada mereka: "Apakah itu?" Jawab mereka: "Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret. Dia adalah seorang nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami. Tetapi imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin kami telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati dan mereka telah menyalibkan-Nya. Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel. Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi.

 

PENDAHULUAN

Tuhan Yesus menampakan diri kepada murid murid nya setelah kebangkitan nya mempunyai tujuan sebagai berikut :

Tuhan Yesus bangkit menjumpai murid-murid Nya karena Ia membuktikan kebenaran bahwa Ia hidup dan memberitakan kabar baik juga pengharapan bagi kita semua. 

Banyak teori yang tidak benar (hoax) dan massive tentang Tuhan Yesus contohnya murid Yesus yang disalib, mayat Yesus dicuri, Yesus tidak bangkit juga teori dalam buku dan film The Da Vinci Code. Tetapi kebenarannya adalah Yesus mati di kayu salib dan kebangkitan-Nya nyata. Murid-murid Yesus setia sampai akhir karena mereka percaya berita yang benar dan menyaksikan semua kebenaran tentang Yesus dengan mata kepala mereka sendiri. Kebenaran tidak perlu dibela, kebenaran tetap kebenaran. Tugas kita adalah memberitakan kebenaran kepada orang banyak.

Tuhan Yesus menampakkan diri untuk memulihkan hati dan keadaan murid-murid Nya. Pada saat ini Yesus juga datang untuk memberikan hati yang baru dan memulihkan keadaan kita semua yang percaya kepada-Nya. 

 

Dalam Perikop ini kita akan mempelajari, Kebangkitan Yesus memulihkan hati yang kecewa .

 

B. ISI

B.1 Apa yang di alami ke 2 murid ?

Ayat 17 " Yesus berkata kepada mereka: "apakah yang kamu percakapan  sementara kamu berjalan?" Maka  berhentilah mereka dengan muka muram".

Mereka bermuka  muram karena mengalami kekecewan, Ke dua murid Yesus mengalami kenyataan yang tidak sesuai dengan pengharapan dan pikiran mereka sehingga terjadi kekecewaaan dan muka mereka menjadi muram. Kekecewaan adalah kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan. Mereka mengharapkan Yesus membebaskan bangsa Israel tetapi kenyataan nya Yesus mati.

Mereka  KECEWA.

Kekecewaan dapat melanda siapapun , Penyebab lain orang dapat kecewa karena terlalu fokus melihat manusia dari pada Tuhan

Jangan melihat kepada manusia karena manusia tidak ada yang sempurna. Kita harus hidup menggunakan cermin (sibuk mengurusi diri sendiri) bukan dengan teropong (sibuk mengurusi orang lain) sehingga bisa terhindar dari kecewa. Kekecewaan adalah senjata Iblis yang ampuh untuk membuat seseorang lari dari Tuhan sehingga kita harus bisa mengelola kekecewaan dengan benar (baik kepada diri sendiri atau orang lain bahkan kepada Tuhan). 

 

B.2. Bagaimana agar hati kita dipulihkan dari masalah dan rasa kecewa ?

Lukas 24 : 19 (Kata-Nya kepada mereka: “Apakah itu?” Jawab mereka: “Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret. Dia adalah seorang nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami).

Ceritakan apa yang terjadi dalam hidup kita kepada Yesus karena Ia mau mendengar isi hati kita. Artinya kita harus berdoa saja kepada Tuhan, bukan menceritakan isi hati di media sosial. Tuhan Yesus pernah menjadi manusia, sehingga Ia mengerti apa yang manusia rasakan (disakiti, dikhianati, diperlakukan tidak adil, dan sebagainya) dan Ia berkemenangan atas semua itu sehingga Ia dapat memberikan solusi atas masalah kita. 

2) Lukas 24 : 24 – 27 (Dan beberapa teman kami telah pergi ke kubur itu dan mendapati, bahwa memang benar yang dikatakan perempuan-perempuan itu, tetapi Dia tidak mereka lihat. Lalu Ia berkata kepada mereka: “Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi! Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya? Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi).

Hati kita harus siap menerima Firman Tuhan dan nasihat dari Tuhan. Ciri-ciri orang akhir zaman : hatinya bebal, hanya mau menerima kebenaran diri sendiri dan tidak mau menerima nasihat yang sesuai dengan Firman Tuhan. Orang yang kecewa adalah orang yang mempunyai paradigma yang salah. Orang yang memiliki paradigma yang benar maka hatinya lemah lembut, terbuka, dan siap untuk diajar sehingga menerima pemulihan dan tidak mudah kecewa dalam hidupnya. Orang Kristen yang pola pikirnya diubahkan pasti bisa mengatasi rasa kecewanya. Berubahlah oleh pembaharuan budi sehingga kita dapat mengetahui manakah kehendak Allah, apa yang baik, yang berkenan kepada Allah, dan yang sempurna. Hendaklah kita cepat untuk mendengar, lamban untuk berkata-kata dan lamban untuk marah. 

3) Lukas 24 : 28 – 30 (Mereka mendekati kampung yang mereka tuju, lalu Ia berbuat seolah-olah hendak meneruskan perjalanan-Nya. Tetapi mereka sangat mendesak-Nya, katanya: "Tinggallah bersama-sama dengan kami, sebab hari telah menjelang malam dan matahari hampir terbenam." Lalu masuklah Ia untuk tinggal bersama-sama dengan mereka. Waktu Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka).

Tetap tinggal dalam hadirat Tuhan dan terus bersekutu dengan Tuhan. Belajarlah dari rusa, apabila ada ancaman dari musuh (harimau atau binatang lain yang hendak memangsanya) maka rusa masuk dalam sungai agar bau rusa menjadi netral dan aman dari ancaman. Demikian kita harus tetap ada dalam persekutuan dan perbanyak diri berada dalam hadirat Tuhan maka kita akan dipulihkan oleh Tuhan dan mendapat mujizat-Nya. Kita harus tetap DOA (Dalam Otoritas Allah). 

 

B.3. Apa yang terjadi bila kita melakukan tiga hal di atas ?

Lukas 24 : 31 – 33 

Ketika itu terbukalah mata mereka dan merekapun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka. Kata mereka seorang kepada yang lain: “Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?” Lalu bangunlah mereka dan terus kembali ke Yerusalem. Di situ mereka mendapati kesebelas murid itu. Mereka sedang berkumpul bersama-sama dengan teman-teman mereka.

Mata kita terbuka, hati dipulihkan dan yakin bahwa Tuhan selalu beserta dengan kita

Hati kita berkobar-kobar dan akan terus bergairah dalam Tuhan

Ada kebangkitan dan dapat meninggalkan rasa kecewa lalu kembali ke rencana Tuhan.

 

C. PENUTUP

Maukah hidup kita dipulihkan dari rasa kecewa? 

Apabila orang Kristen mengalami kekecewaan, segera datang kepada Tuhan untuk ceritakan apa yanv dialami dan siap mendengar nasehat dari Tuhan dan melakukan kehendak Nya bukan pembenaran diri sendiri , serta terus  bersekutu dengan Tuhan atau berada dalam hadirat Tuhan . Tuhan akan memberikan hati yang baru dan paradigma yang baru sehingga kita mampu mengelola kekecewaan yang terjadi dalam kehidupan ini dengan cara yang benar sesuai dengan Firman Tuhan. Kuasa kebangkitan-Nya yang nyata sudah memulihkan kita dari rasa kecewa secara sempurna sehingga kita terus bergairah dalam Tuhan dan tetap berada dalam rencana-Nya yang agung

Tuhan Yesus memberkati.

Pdt. David Natanael.M.A

 

Shortcut