Friday, October 25, 2024

Iman yang menyelamatkan


Shalom,

Jika kita baca Kitab Roma 4, kitab ini membahas tentang pemanggilan Abraham dan bagaimana imannya diperhitungkan sebagai kebenaran di hadapan Allah. Paulus menggunakan kisah Abraham sebagai contoh untuk menjelaskan bahwa panggilan Allah tidak berdasarkan perbuatan baik, tetapi berdasarkan iman.

Kitab Roma 4 ini juga merupakan bagian penting dalam surat Paulus kepada jemaat di Roma, karena ini merupakan doktrin utama dalam Kekristenan, yaitu pemanggilan Allah dan pembenaran oleh iman. Yaitu Iman kepada Kristus yaitu Allah sendiri.

Kita bisa lihat beberapa Contoh tentang Abraham melalui Ayat ini.

- Abraham diperhitungkan benar karena imannya: Paulus mengutip Kejadian 15:6, di mana Allah menyatakan kepada Abraham, "Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran." (Roma 4:3)  Ini menunjukkan bahwa Abraham dibenarkan oleh Allah bukan karena perbuatan baiknya, tetapi karena imannya kepada Allah. 

- Abraham percaya kepada janji Allah:  Abraham percaya kepada janji Allah bahwa ia akan memiliki keturunan yang banyak, meskipun ia sudah tua dan istrinya mandul.  Imannya kepada janji Allah inilah yang diperhitungkan sebagai kebenaran di hadapan Allah. 

- Pembenaran Abraham bukan karena sunat:  Paulus menekankan bahwa Abraham dibenarkan sebelum ia disunat (Roma 4:10-11). Hal ini menunjukkan bahwa pembenaran bukan berdasarkan perbuatan ritual, seperti sunat, tetapi berdasarkan iman kepada Allah.

Dari semua pembahasan ini bagaimana kita menerapkan dalam kehidupan kita ?

- Beriman kepada Allah:  Kita harus percaya kepada Allah dan janji-Nya, seperti Abraham yang percaya kepada janji Allah tentang keturunannya.  Iman kita kepada Allah akan diperhitungkan sebagai kebenaran di hadapan-Nya. 

- Hidup dalam iman:  Pembenaran melalui iman bukan hanya tentang menerima keselamatan, tetapi juga tentang hidup dalam iman kepada Allah.  Seperti Abraham yang hidup dalam iman kepada Allah, kita juga harus menjalankan hidup kita sesuai dengan iman kita.

- Menerima kasih karunia Allah:  Kisah Abraham menunjukkan bahwa kita tidak perlu bekerja keras untuk mendapatkan keselamatan (Roma 4:4-5). Karena Keselamatan adalah kasih karunia Allah yang kita terima melalui iman kita kepada Kristus.


Pademangan, 25 Oktober 2024

Pdm. Yesaya Cahyadi